Beralih ke Syariah

Posting kali ini tentang dunia perbankan. Aku mulai mengenal dunia perbankan sejak kelas 1 SMA. Awalnya sih cuma sering ikutan Ibu ke Bank BRI. Dari kecil aku diajarin Ibu nabungin uang yang aku punya di celengan. Rekening pertamaku saat itu adalah BRI Britama Junio. Waktu itu nggak ada niat untuk buat tabungan. Waktu itu mbak-mbak teller nawarin buat bikin tabungan khusus buat pelajar. Langsung aja deh bikin.

2,5 Tahun Mencari Keikhlasan (part 3)

Terhitung semenjak hari itu, hari-hariku menjadi buram, kelabu, penuh kebencian dan kemarahan yang tak bisa terluapkan. Aku nggak mau seperti Malin Kundang yang dikutuk menjadi batu karena membuat sakit hati ibunya. Iya, kebencian dan kemaran itu terlampiaskan lewat airmata. Bahkan beberapa minggu, aku rasanya malas untuk memakan masakan dari Ibu. Yang dari dulu, masakan Ibu adalah masakan paling enak di dunia. Jadi, aku makannya di rumah Budhe atau makan diluar dan setelah itu bisa jalan-jalan sampai larut malam. Walaupun saat sampai rumah, Ibu ngomel-ngomel nggak jelas. Tapi siapa peduli? Salah satu orang yang paling khawatir adalah Ayah. Setiap dia pulang kerja selalu menanyaiku sudah makan atau belum?

2,5 Tahun Mencari Keikhlasan (part 2)

Akhirnya, hari itu aku putusin untuk memberi tahu kabar diterimanya aku di IPB kepada kedua orang tuaku. Sehabis sholat maghrib, karena waktu segitu lah Ibu sama Ayah bisa kumpul. Mereka sedang menikmati tontotan sinetron pada layar televisi. Dengan langkah pelan, aku mendekati Ayah dan menyerahkan selembar kertas berisi pengumuman yang sudah aku print.

"Yah, aku diterima di IPB" nada datar keluar dari mulutku, bukan ekspresi kegembiraan. Aku menoleh ke arah Ibu yang raut mukanya berubah menjadi ekspresi tidak suka.

2,5 Tahun Mencari Keikhlasan (part 1)

Semuanya berawal dari kelas XII SMA, saat semua sibuk ngurusin untuk masuk perguruan tinggi impian mereka. Termasuk aku, aku yang sedikit berbeda dengan yang lain. Aku yang ber-IQ standart ini cukup beruntung mendapat kesempatan untuk memasuki PTN dengan jalur "SNMPTN Undangan". Tentu ini nggak akan aku sia-sia kan, aku menentukan pilihan terbaikku disini. Kedokteran & Kesehatan Masyarakat UNDIP serta Teknik Industri Pertanian & Kedokteran Hewan IPB. Kedua orang tuaku, menyerahkan seluruhnya keputusan padaku. Tapi ada sesuatu yang aku sembunyikan pada mereka. Aku hanya menceritakan pada orang tuaku kalo aku memilih UNDIP tanpa mengatakan IPB sebagai pilihan kedua.